PAWAI KARNAVAL PEKAN BATIK

      No Comments on PAWAI KARNAVAL PEKAN BATIK

SMK Baitussalam berpartisipasi dalam kegiatan Karnaval Kostum Batik dengan tema “Pesona Batik Jlamprang” yang di ikuti oleh seluruh elemen masyarakat Kota Pekalongan. Senin (2/9) kemarin, kegiatan ajang pamer kreasi batik yang akan dilakukan oleh seluruh masyarakat dimulai dengan sosialisasi di Aula SMK 3 Pekalongan dengan mempertontonkan kreasi kostum batik karnaval. Sekda Kota Pekalongan Drs Dwi Arie Putranto MSi pada kesempatan menghadiri kegiatan sosialisasi mengatakan, pada 2-6 Oktober mendatang Pekalongan akan menyelenggarakan event internasional yakni Pekan Batik Internasional.

Pada ajang tersebut sebanyak Sembilan negara memberikan konfirmasi untuk hadir dalam kemeriahan acara. Kemudian 10 kementerian juga akan bergabung dalam kegiatan bersama di Kota Pekalongan yang telah memiliki branding Kota Batik Dunia, Worlds City of Batik. “Salah satu kegiatan spektakuler yang akan digelar adalah Karnaval Pekalongan Kostum Batik untuk mempertontonkan karya-karya masyarakat dalam membuat kostum karnaval menggunakan batik asli Pekalongan yakni Batik Jelamprang,” katanya.

Lebih banyak

Karena itu tahun ini akan lebih banyak elemen masyarakat yang dilibatkan seperti SKPD, sekolah dan perguruan tinggi, dunia usaha, perusahaan batik, hotel, rumah makan serta lainnya. “Sehingga dengan keterlibatan semuanya, acara akan semakin meriah dan muncul kreasi-kreasi menarik dari masyarakat,” tandas Sekda. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan (Dishubparbud) Drs Doyo Budi Wibowo MM menambahkan, masyarakat yang akan berpartisipasi dapat menghubungi kantor bidang pariwisata di Jalan Jetayu belakang Batik TV.

Syarat dari keikutsertaan masyarakat adalah membuat karnaval kostum batik menggunakan 75 persen batik asli yakni tulis atau cap atau kombinasi keduanya dan bukan printing motif batik. Sedangkan 25 persen lainnya boleh menggunakan kombinasi bahan-bahan dari lingkungan sekitar atau pemanfaat bahan dari alam. “Kami mengharapkan lebih banyak masyarakat yang mengikuti kegiatan ini karena dilaksanakan secara festival dan untuk memeriahkan PBI serta memperebutkan hadiah dari panitia. Tapi yang paling penting adalah bentuk partisipasi dari masyarakat sangat diharapkan,” tambah Doyo. Selain itu, setiap hari Jumat masyarakat dapat mengikuti workshop di GOR Jetayu yang akan dilaksanakan secara massal bagi seluruh masyarakat, semuanya dapat hadir untuk bergabung mengikuti workshop. (H52-69)

(SUMBER : SUARA MERDEKA, 03-09-2013)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *